Habitaas, Library Cafe yang Bikin Betah Nongkrong Lama

Bandung, 16 Juli 2026 – Bandung emang nggak pernah kehabisan cafe estetik. Tapi yang dikejar Tilt Mates kayaknya sekarang bukan cuma nongkrong terus jepret-jepret kamera buat mengabadikan moment ya. Banyak diantara mereka mencari nilai plus dari sekedar nongkrong sama temen ngobrol ngalor-ngidul, misalnya nambah ilmu dan self developement. Melipir ke jalan Talaga Bodas kota Bandung, Tilt Mates mungkin bakal nemu jawaban dari kombinasi kebutuhan tadi, karena di kawasan adem ini Tilt Mates bakal nemuin cafe yang juga sekaligus library bernama Habitaas. Habitaas berhasil memadukan konsep homestyle dining dengan suasana hangat ala rumah lengkap dengan koleksi buku yang bisa dibaca bebas..

Operasional yang Fleksibel Buat Morning Coffee sampai Dinner

Buat Tilt Mates yang suka memulai hari dengan secangkir kopi, Habitaas udah buka dari jam 8 pagi setiap hari. Dari Senin sampai Kamis, cafe ini tutup jam 9 malam, sedangkan Jumat hingga Sabtu buka lebih lama sampai jam 10 malam. Jam operasional yang panjang bikin Habitaas cocok untuk berbagai aktivitas, mulai dari sarapan santai, work from cafe, meeting, sampai makan malam bareng orang tersayang.

Ambience Hangat yang Bikin Males Pulang

Begitu melangkahkan kaki ke dalam Habitaas, suasana rumah yang hangat langsung terasa. Interiornya didominasi material kayu dengan sentuhan warna hijau-merah serta tanaman hidup di berbagai sudut ruangan. Cahaya alami yang masuk lewat jendela besar membuat ruangan terasa terang sekaligus menenangkan.

Hampir setiap sudut cafe ini terasa Instagramable tanpa terlihat dibuat-buat. Nggak sedikit pengunjung yang datang untuk bekerja sambil menikmati suasana tenang, karena tata ruangnya memang mendukung untuk duduk berlama-lama. 

Mini Library, Surga Kecil untuk Pecinta Buku

Salah satu daya tarik utama Habitaas adalah mini library yang berada di salah satu sudut ruangannya.

Rak-rak buku yang tertata rapi dipenuhi berbagai bacaan, mulai dari novel, buku pengembangan diri, hingga buku bertema seni dan budaya. Pengunjung bebas mengambil buku dan menikmatinya selama berada di cafe.

Ditambah tanaman rambat yang menghiasi area perpustakaan mini tersebut, suasananya terasa seperti ruang baca pribadi yang tenang. Rasanya gampang banget lupa waktu saat menyeruput kopi sambil menyelesaikan beberapa halaman buku favorit.

Menu Comfort Food yang Nggak Sekadar Cantik

Habitaas bukan cuma unggul dari sisi desain interior. Menu makanannya juga jadi alasan banyak orang datang kembali. Salah satu menu yang paling sering direkomendasikan adalah Ayam Bumbu Ketumbar, yang disajikan dengan nasi, daun gedi khas Jepang yang digoreng garing serta sambal. Dagingnya dimarinasi dengan bumbu khas sehingga menghasilkan rasa gurih yang kaya, sementara daun Jepang memberi tambahan sensasi “kriuk” saat dikunyah bersamaan. 

Kalo lagi pengen camilan, Tilt Mates bisa mencoba Cilembrulee, olahan ubi panggang dengan topping ala crème brûlée, Tiramatcha, kue seperti tiramisu tetapi dengan topping bubuk matcha, serta berbagai pilihan pastry yang udah dijajak dekat barista lantai satunya.

Menu Makanan

Banyak Detail Unik yang Bikin Pengalaman Nongkrong Berbeda

Ada satu hal yang membuat Habitaas terasa berbeda dibanding banyak cafe lainnya di Bandung.Di beberapa sudut ruangan, Tilt Mates akan menemukan karya seni lokal yang dipajang sebagai bagian dari dekorasi. Furnitur bergaya mid-century berpadu dengan tanaman hijau menciptakan suasana yang homey tanpa kehilangan kesan modern. Semua elemen itu membuat pengunjung merasa seperti sedang bertamu ke rumah teman yang punya selera desain interior keren.


Penulis : Agung Hardiansyah

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top