Humaniora

Komunitas Mengaji Emak-emak Goes Digital

BANDUNG – Kita sering mengira kalau Emak-emak identik dengan urusan dapur dan domestik rumah tangga. Tapi tidak dengan 200 orang Emak-emak yang tergabung dalam Majelis Ta’lim Online Sahabat Qur’an. Mengelola anggota dengan jumlah ratusan tentu tidak mudah, apalagi urusan membaca Al Qur’an tidak bisa dianggap sederhana, karena perlu pendampingan dan pengelolaan administrasi yang teliti. Belum […]

Komunitas Mengaji Emak-emak Goes Digital Read More »

Bahasa Isyarat Jadi Syarat Menembus Sisi Sunyi Teman Tuli

Bandung – Tilt Mates! Coba bayangkan sejenak, ketika berada di tengah keramaian, saat semua orang berbicara, bersenda gurau, berkelakar, dan bercengkerama, tetapi nggak ada satu pun yang mengerti bahasa kita.  Bagi komunitas Tuli, perasaan “terasing” ini udah jadi makanan sehari-hari, bukan karena mereka tidak bisa berkomunikasi, tapi karena kita yang enggan belajar bahasa mereka.  Berdasarkan

Bahasa Isyarat Jadi Syarat Menembus Sisi Sunyi Teman Tuli Read More »

Ruminasi Menjadi Pandemi Sunyi Anak Muda

Bandung – Tilt Mates! Pernahkah kalian mencoba tidur malam, tetapi kepala justru memutar ulang komentar canggung yang sempat terucap saat rapat kantor tiga tahun lalu? Atau merenungkan pesan singkat berakhiran titik dari bos yang membuat jantung berdegup kencang selama berjam-jam? Jika jawabannya ya, selamat datang di klub jutaan manusia modern yang sedang terjebak dalam lingkaran

Ruminasi Menjadi Pandemi Sunyi Anak Muda Read More »

Gelar Sarjana Kehilangan Kesaktiannya? Skill Nyata Lebih Dicari

BANDUNG – Selama beberapa dekade, narasi kesuksesan di Indonesia bersifat linier: lulus sekolah, masuk universitas terbaik, raih gelar sarjana, dan dijamin mendapat pekerjaan mapan. Namun, dalam lima tahun terakhir, tembok “Menara Gading” pendidikan ini mulai runtuh. Jutaan sarjana baru di Indonesia menghadapi realitas pahit bahwa ijazah tidak lagi menjadi tiket emas otomatis ke dunia kerja.

Gelar Sarjana Kehilangan Kesaktiannya? Skill Nyata Lebih Dicari Read More »

7 Alasan Mengapa Gen Z Lebih Memilih “Healing” Daripada Mengejar Jabatan.

BANDUNG – Banyak pemimpin perusahaan senior yang hari ini dibuat menggaruk kepala. Di era sebelumnya, naik jabatan adalah prestasi tertinggi—sebuah validasi atas kerja keras bertahun-tahun yang ditandai dengan kartu nama baru dan ruangan yang lebih luas. Namun, bagi Generasi Z (mereka yang lahir tahun 1997-2012), janji kursi empuk dan kenaikan gaji tidak lagi terdengar “seksi”

7 Alasan Mengapa Gen Z Lebih Memilih “Healing” Daripada Mengejar Jabatan. Read More »

Tahukah Kamu? 70% Opini Publik Terbentuk dalam 24 Jam di Media Sosial

Jakarta, 27 Maret 2026 – Kita hidup di era di mana opini publik 24 jam media sosial dapat terbentuk sangat cepat. Penelitian dan pengamatan menunjukkan bahwa hingga 70% opini publik bisa mengkristal dalam 24 jam di platform digital; fenomena ini menyingkap kerentanan kolektif terhadap narasi emosional, algoritma, dan ruang gema. Gelombang Pertama: Kekuatan Breaking News

Tahukah Kamu? 70% Opini Publik Terbentuk dalam 24 Jam di Media Sosial Read More »

TiltUp : Pemain Baru di Dunia Media Digital. Kredibel dan Menghibur.

Oleh Agung Hardiansyah. TiltUp berasal dari konsep tilt-up, yakni mengangkat sesuatu dari posisi dasar hingga berdiri tegak dan terlihat jelas. Mengangkat ide, cerita, dan pesan dari tahap mentah menjadi karya yang berdampak dan bernilai. Tiltup percaya bahwa setiap cerita punya potensi, sudut pandang menentukan kekuatan pesan dan konten yang kuat dibangun dari proses yang matang. Bukan sekadar

TiltUp : Pemain Baru di Dunia Media Digital. Kredibel dan Menghibur. Read More »

Scroll to Top