
Halloween baru aja lewat, menurut perkiraan asosiasi ritel Amerika, belanjanya diprediksi menembus 13,5 miliar dolar AS. Yang menarik buat Tilt Mates: hampir separuh pembelinya mengaku pake AI buat cari ide kostum, rekomendasi produk aksesoris, hingga hiasan rumah bertema halloween.
Rekor Baru, Tapi Naiknya Tipis
National Retail Federation (NRF) merilis survei pada 22 September 2026. Belanja Halloween diperkirakan 13,5 miliar dolar AS, naik dari rekor 13,1 miliar dolar tahun lalu. Rata-rata per orang 115,14 dolar, naik tipis dari 114,45 dolar di 2025.
Sebanyak 74 persen konsumen berencana merayakan, naik dari 73 persen tahun lalu dan 68 persen pada 2019. Surveinya dilakukan NRF bersama Prosper Insights & Analytics pada 1 sampai 9 September 2026 terhadap 7.889 konsumen, dengan margin kesalahan 1,1 poin persentase.
Kostum Anak, Dewasa, dan Hewan Peliharaan
Total belanja kostum diperkirakan 4,4 miliar dolar, dengan 71 persen pembeli berencana beli. Kostum anak sekitar 1,5 miliar dolar, kostum dewasa 2 miliar dolar, dan kostum hewan peliharaan 0,92 miliar dolar.
Kostum anak terpopuler adalah Spider-Man (4,6 juta), sementara orang dewasa paling banyak memilih penyihir (4,8 juta) dan vampir (4,2 juta). Buat hewan peliharaan, labu memimpin dengan 11,6 persen, disusul hot dog 5,9 persen dan hantu 2,8 persen.
AI Ikut Belanja Perlengkapan Halloween
Temuan yang paling menarik adalah soal teknologi. Sebanyak 47 persen konsumen menggunakan alat AI untuk belanja Halloween, sebagian besar buat mencari ide dan rekomendasi produk.
Phil Rist dari Prosper menyebut, “AI is becoming an increasingly common part of the consumer shopping journey.” Pencarian online masih jadi sumber inspirasi kostum nomor satu dengan 32 persen, tapi turun dari 37 persen tahun lalu dan terendah dalam satu dekade.
Belanja yang Dimulai Lebih Awal
NRF juga mencatat 49 persen konsumen berencana mulai belanja September atau lebih awal, naik dari 34 persen pada 2016. Permen jadi barang yang paling banyak dibeli (96 persen konsumen, 4,1 miliar dolar), disusul dekorasi (78 persen, 4,3 miliar dolar).
Toko diskon jadi tujuan utama (39 persen). Peminat toko lokal atau usaha kecil naik jadi 13 persen dari 7 persen pada 2016.

Pesta yang Tetap Jadi Prioritas
Allison Zeller dari NRF menyebut konsumen terus menjadikan Halloween prioritas pengeluaran, walau tetap berhati-hati soal harga. Mungkin itu sebabnya angka belanjanya naik tipis, bukan melonjak. Tapi nih ya, kalo tahun depan AI bisa jadi penasihat kostum, Tilt Mates bakal percaya sarannya atau tetap pilih ide sendiri?















