TiltUp.IDKonten Multiplatform  |  Agung Hardiansyah
Jurnalisme Digital  |  Pelatihan Redaksi

KONTEN MULTIPLATFORM

SATU LIPUTAN, BANYAK FORMAT: DARI WEB SAMPAI VIDEO PENDEK

Disusun oleh Agung Hardiansyah

Di laptop: ←→ pindah slide, M menu, / cari, F layar penuh. Di ponsel atau tablet: pakai tombol bawah atau geser layar. Hampir semua kotak dan tombol bisa diklik.

SATU LIPUTANWEBberita lengkapCAROUSEL7 slideVIDEO PENDEK45 detikTHREAD6 pesanWHATSAPP3 kalimat dan tautansatu inti cerita, banyak kemasan
Peta pelatihan

120 Menit, Enam Bagian

Satu liputan yang kuat layak sampai ke audiens di tempat mereka berada. Ketuk bagian mana pun untuk melompat.

SATU LIPUTANWEBberita lengkapCAROUSEL7 slideVIDEO PENDEK45 detikTHREAD6 pesanWHATSAPP3 kalimat dan tautansatu inti cerita, banyak kemasan

Contoh liputan memakai tokoh, kampung, dan angka fiktif. Fitur dan batas platform cepat berubah: cek kembali di aplikasi sebelum dipakai sebagai patokan.

Bagian 1 dari 6  |  ± 15 menit
01

Satu Liputan, Banyak Format

Mengapa satu liputan layak dikemas ulang, ke mana audiens pergi, dan format apa untuk apa.

Disusun oleh Agung Hardiansyah

WEBteks panjangFEED4:5VIDEO9:16THREADpesan singkatWAchatbentuk layar menentukan cara bercerita
Dasar

Bukan Salin dan Tempel

Repurposing berarti mengemas ulang inti liputan agar sesuai cara orang membaca, menonton, dan berbagi di tiap platform.

INTICERITAWEBCAROUSELVIDEOTHREADWAAUDIO

Satu inti, banyak kemasan

  • Liputan lengkap tetap menjadi pilar. Dari situ lahir kemasan lain: carousel, video pendek, thread, siaran WhatsApp.
  • Gagasan serupa dikenal sebagai COPE: Create Once, Publish Everywhere (diperkenalkan NPR).
  • Yang digandakan adalah kerja riset dan verifikasi, bukan teksnya.

Mengapa tidak cukup disalin

  • Tiap platform punya bentuk layar, kecepatan baca, dan harapan berbeda.
  • Judul panjang berita web terpotong di layar ponsel; paragraf panjang tak terbaca di carousel.
  • Salinan tanpa penyesuaian terasa seperti iklan, bukan cerita.

Mengapa redaksi melakukannya

  • Menjangkau audiens yang tidak datang ke situs.
  • Menghemat waktu: riset dan verifikasi dikerjakan sekali.
  • Menguatkan satu liputan lewat beberapa pintu masuk.
  • Memberi pembaca pilihan: ringkas dulu, lengkap kemudian.

Yang harus dijaga

  • Penyederhanaan yang mengubah makna (angka, nama, konteks).
  • Judul dan hook yang melebih-lebihkan demi klik.
  • Kutipan yang dipotong sampai berbeda arti.
  • Beban kerja bertambah tanpa rencana: tim kelelahan dan kualitas turun.
Data Indonesia

Audiens Sudah Berpindah

Reuters Institute Digital News Report 2026: pola konsumsi berita Indonesia.

WEBteks panjangFEED4:5VIDEO9:16THREADpesan singkatWAchatbentuk layar menentukan cara bercerita
Media sosial dan video
48%

menjadikannya sumber berita utama, naik 8 poin persentase.

WhatsApp
56%

memakainya sebagai sumber berita, naik 13 poin.

TikTok
43%

memakainya untuk berita dalam sepekan terakhir.

Chatbot AI
12%

memakainya untuk berita; rata-rata global sekitar 10%.

Artinya bagi redaksi

Banyak audiens bertemu berita pertama kali di WhatsApp dan video pendek, bukan di beranda situs. Kemasan di sana menentukan apakah liputan lengkap pernah dibaca. Ringkasan di chatbot juga makin sering menjadi pintu masuk: pastikan inti liputan jelas dan mudah dikutip dengan benar.

Cara bercerita

Bentuk Layar Menentukan Cerita

Ketuk tiap platform untuk melihat kebiasaan audiens, bentuk yang cocok, dan hal yang perlu dijaga. Ini patokan umum; ujilah dengan data akunmu.

WEBteks panjangFEED4:5VIDEO9:16THREADpesan singkatWAchatbentuk layar menentukan cara bercerita

Pusat liputan lengkap

  • Audiens: pencari informasi, pembaca yang ingin rinci.
  • Cocok: teks lengkap, data, tautan sumber, foto, grafik.
  • Jaga: judul akurat, lead kuat, mudah dipindai, tautan ke sumber.

Carousel, Reels, feed

  • Audiens: menjelajah visual, menyimpan dan membagikan.
  • Cocok: carousel penjelas, kartu data, video vertikal pendek.
  • Jaga: satu gagasan per kartu, teks mudah dibaca, tautan ke liputan lengkap.

Video vertikal

  • Audiens: menonton cepat, sering tanpa suara.
  • Cocok: hook kuat tiga detik pertama, teks di layar, subtitle, satu cerita per video.
  • Jaga: tidak menyesatkan demi menahan penonton, sumber tertera.
  • Batas durasi tiap platform berubah; cek di aplikasi.

Teks singkat dan percakapan

  • Audiens: mengikuti kabar cepat dan diskusi.
  • Cocok: thread yang menguraikan kronologi atau temuan dengan tautan bukti.
  • Jaga: tiap pesan berdiri sendiri, tanpa memelintir.

Pesan dan saluran

  • Audiens: orang yang sudah dekat atau memilih berlangganan.
  • Cocok: tiga kalimat, satu tautan, waktu kirim yang konsisten.
  • Jaga: hormati izin berlangganan, jangan spam.

Video panjang dan Shorts

  • Audiens: mencari penjelasan, dokumenter, atau wawancara lengkap.
  • Cocok: video panjang yang dipotong menjadi klip pendek.
  • Jaga: judul dan thumbnail setia pada isi.
Simulasi interaktif

Format Mana yang Paling Pas?

Baca bahan liputannya, pilih kemasan yang paling cocok, lalu baca alasannya. Delapan kasus fiktif.

WEBteks panjangFEED4:5VIDEO9:16THREADpesan singkatWAchatbentuk layar menentukan cara bercerita
Kasus

Kuis cepat

Satu Liputan, Banyak Format ?

Pilih jawaban yang paling tepat.

?ABC
Bagian 2 dari 6  |  ± 20 menit
02

Membedah Liputan

Temukan inti cerita, catat asetnya, petakan ke format, dan pastikan akurasi tidak berubah.

Disusun oleh Agung Hardiansyah

INTICERITAWEBCAROUSELVIDEOTHREADWAAUDIO
Fondasi

Satu Kalimat yang Tidak Boleh Berubah

Sebelum mengemas, tentukan inti: apa yang paling penting dan benar dari liputan ini.

INTICERITAWEBCAROUSELVIDEOTHREADWAAUDIO

Rumus kalimat inti

  • Siapa atau apa + apa yang terjadi + mengapa penting + buktinya.
  • Contoh (fiktif): "Tiga tahun setelah tanggul dijanjikan, rob masuk ke 214 rumah di Kampung Pesisir Sukamaju tiap bulan, sementara anggaran Rp3,8 miliar belum terpakai."
  • Kalimat ini menjadi acuan: setiap kemasan harus setia padanya.

Tiga ujian cepat

  • Bisakah diucapkan dalam sepuluh detik?
  • Apakah ada angka, nama, atau bukti yang bisa dicek?
  • Apakah orang yang hanya membaca kalimat ini tetap memahami garis besarnya dengan benar?

Inti yang rapuh

  • Terlalu umum: "warga menderita akibat banjir".
  • Mengandung dugaan sebagai fakta.
  • Menyorot sensasi, bukan temuan.
  • Mencampur dua cerita dalam satu kalimat.
Bahan mentah

Catat Dulu, Kemas Kemudian

Dari satu liputan lahir banyak bahan. Catat sejak lapangan agar mudah dipakai ulang dan mudah diperiksa.

"..."KUTIPAN47%ANGKAFOTOVIDEO MENTAHDOKUMENGRAFIKinventaris dulu, baru kemas
AsetContohCatatan penting
KutipanPernyataan warga, pejabat, pakarCatat nama, jabatan, tempat, waktu, dan kode waktu rekaman
Angka dan dataJumlah warga, anggaran, persentaseSumber, tanggal data, dan satuan jelas
FotoWajah, lokasi, dokumenPemotret, tanggal, izin, dan keterangan
Video mentahWawancara, suasana, aktivitasTandai momen kuat dan bagian yang peka (anak, korban)
DokumenSurat, data anggaran, putusanSalin aman, tandai halaman kunci
Grafik dan petaPerbandingan, linimasaData sumber dan metodenya
Kebiasaan

Beri nama berkas dan catatan yang bisa dicari: tanggal_lokasi_isi. Satu pekan kemudian, bahan tak berlabel hampir tak terpakai.

Memetakan

Aset Mana untuk Kemasan Mana

Tidak semua aset dipakai di semua kemasan. Pilih aset yang paling kuat untuk tiap format.

WEBteks panjangFEED4:5VIDEO9:16THREADpesan singkatWAchatbentuk layar menentukan cara bercerita
AsetWebCarouselVideo pendekThreadWhatsApp
Kutipan kunciLengkap, konteksSatu kartuTeks di layar atau SOTSatu pesanSatu kalimat
AngkaDalam teks dan tabelKartu dataAngka besar di layarPesan berangkaSatu angka kuat
FotoBanyakLatar kartuSisipanSatu fotoSatu foto
Video mentahSematanTidak dipakaiIntiKlip pendekKlip kecil
DokumenTautan dan kutipanPotongan halamanSorot sebentarTautanTautan
GrafikLengkapSatu per kartuAnimasi singkatSatu gambarSatu gambar
Prinsip

Pilih aset terkuat per kemasan. Format pendek tidak berarti semua bahan dimasukkan.

Struktur

Satu Pilar, Banyak Turunan

Liputan lengkap menjadi pilar. Kemasan lain mengarah kembali ke pilar.

INTICERITAWEBCAROUSELVIDEOTHREADWAAUDIO

Liputan lengkap

  • Berisi temuan, bukti, konteks, dan sumber lengkap.
  • Menjadi satu-satunya tempat semua tautan sumber dan data tersedia.
  • Tiap kemasan lain membawa tautan atau penunjuk ke sini.

Kemasan utama

  • Carousel penjelas, video pendek, thread kronologi, siaran WhatsApp.
  • Masing-masing bisa berdiri sendiri tetapi tidak boleh bertentangan dengan pilar.
  • Tiap turunan punya satu tugas: memperkenalkan, menjelaskan satu bagian, atau mengundang membaca lengkap.

Potongan kecil

  • Kartu kutipan, satu angka, potongan video tiga detik, cuplikan grafik.
  • Cocok untuk cerita media sosial dan pengingat.
  • Paling mudah menyesatkan karena konteksnya sedikit: periksa dua kali.
Alat keputusan

Sebelum Setiap Kemasan Tayang

Ketuk setiap syarat yang sudah terpenuhi. Satu syarat yang belum terpenuhi berarti tahan dulu.

AKURAT
Hasil uji
0 DARI 6

Kuis cepat

Membedah Liputan ?

Pilih jawaban yang paling tepat.

?ABC
Bagian 3 dari 6  |  ± 20 menit
03

Web dan Teks

Berita web, judul, caption, thread, dan siaran WhatsApp: teks yang setia pada inti dan sesuai tempatnya.

Disusun oleh Agung Hardiansyah

1/ Hook: temuan paling kuat2/ Konteks singkat3/ Bukti dan angka4/ Suara narasumber5/ Tautan dan sumber
Pilar

Judul, Lead, Struktur yang Mudah Dipindai

Pembaca web sering memindai dulu, membaca kemudian. Susun agar keduanya terlayani.

WEBteks panjangFEED4:5VIDEO9:16THREADpesan singkatWAchatbentuk layar menentukan cara bercerita

Judul yang akurat dan jelas

  • Memuat unsur penting: siapa, apa, di mana, angka.
  • Cukup singkat agar tidak terpotong di layar ponsel; patokan umum di bawah sekitar 70 karakter.
  • Setia pada isi. Tidak memakai kata yang tidak terbukti di teks.

Paragraf pembuka

  • Dua kalimat yang memuat inti cerita.
  • Bisa dikutip sendiri tanpa kehilangan makna.
  • Menjadi bahan untuk kemasan lain.

Mudah dipindai

  • Subjudul yang bermakna, bukan hiasan.
  • Paragraf pendek, satu gagasan per paragraf.
  • Daftar atau tabel untuk angka dan perbandingan.
  • Kutipan kunci diberi ruang.

Rujukan

  • Tautkan ke sumber primer: dokumen, data, putusan.
  • Sematkan video atau media sosial hanya bila konteksnya jelas.
  • Beri keterangan dan kredit untuk foto, grafik, dan video.

Agar mudah ditemukan

  • Kata kunci wajar di judul dan lead tanpa dijejalkan.
  • Deskripsi meta singkat yang jujur.
  • Teks alternatif untuk gambar agar dapat dibaca pembaca layar.
Simulasi interaktif

Akurat, Klik-bait, atau Kabur?

Nilai delapan judul untuk berita fiktif tentang rob di kampung pesisir.

WEBteks panjangFEED4:5VIDEO9:16THREADpesan singkatWAchatbentuk layar menentukan cara bercerita
Kasus

Teks pendamping

Tiga Kalimat Cukup

Caption adalah pintu antara gambar dan liputan lengkap. Ringkas, jelas, dan jujur.

12345HOOKAJAKANisi: satu gagasan per kartugesersumber dan kredit di kartu terakhir
Pola tiga kalimat
  • Kalimat 1: inti, dengan angka atau nama.
  • Kalimat 2: konteks atau mengapa penting.
  • Kalimat 3: arah ke liputan lengkap dan sumber.
Hal yang perlu dijaga
  • Kata kunci dan nama di awal agar tampak sebelum teks terpotong.
  • Tanpa emoji berlebihan atau huruf kapital semua.
  • Sebutkan sumber dan tanggal bila memakai data.
  • Label bila gambar adalah ilustrasi, rekonstruksi, atau buatan AI.
Contoh (fiktif)

Kurang baik: Parah banget! Kampung ini tiap bulan kebanjiran 😭😭 Siapa yang bertanggung jawab?? Cek link di bio!!!

Lebih baik: Rob masuk ke 214 rumah di Kampung Pesisir Sukamaju setiap bulan. Tanggul yang dijanjikan tiga tahun lalu belum dibangun, dan anggaran Rp3,8 miliar masih berstatus belum terpakai. Liputan lengkap dan sumber data di tautan bio.

Teks berantai

Satu Pesan, Satu Gagasan

Thread cocok untuk kronologi dan temuan bertahap. Tiap pesan harus bisa dipahami sendiri.

1/ Hook: temuan paling kuat2/ Konteks singkat3/ Bukti dan angka4/ Suara narasumber5/ Tautan dan sumber

Rangka thread

  • 1/ hook yang jujur: temuan paling kuat.
  • 2-4/ konteks, bukti, dan suara narasumber, satu gagasan per pesan.
  • 5/ tanggapan pihak yang disebut (hak jawab).
  • 6/ tautan liputan lengkap dan sumber.

Yang baik dan yang dihindari

  • Pesan pertama tidak menjanjikan hal yang tidak ada di pesan berikutnya.
  • Tiap angka disertai sumber atau tautan.
  • Hindari memotong kutipan sampai berubah arti.
  • Jangan menyorot satu pihak sambil menyembunyikan tanggapan pihak lain.

Enam pesan

  • 1/ Tiga tahun setelah tanggul dijanjikan, rob masih masuk ke 214 rumah di Kampung Pesisir Sukamaju setiap bulan.
  • 2/ Janji pembangunan tanggul disampaikan tahun 2023 dalam rapat warga dengan dinas.
  • 3/ Anggaran Rp3,8 miliar tercantum di dokumen perencanaan, status penyerapan: belum terpakai.
  • 4/ Warga menguras air sebelum sarapan, kata Ibu Sari (nama fiktif), 42, ibu dua anak.
  • 5/ Dinas menyebut pembangunan menunggu penetapan lahan; tanggapan lengkap di tautan.
  • 6/ Liputan lengkap, data, dan sumber: (tautan).
Pesan dan saluran

Singkat, Jelas, dan Menghormati Izin

WhatsApp dipakai 56% responden Indonesia sebagai sumber berita (DNR 2026), tetapi ruangnya pribadi.

WEBteks panjangFEED4:5VIDEO9:16THREADpesan singkatWAchatbentuk layar menentukan cara bercerita
Bentuk yang efektif
  • Tiga kalimat: inti, konteks, tautan.
  • Satu tautan yang jelas ke liputan lengkap.
  • Satu foto atau gambar penjelas.
  • Waktu kirim konsisten dan tidak berlebihan.
Etika dan hukum
  • Kirim hanya kepada orang yang memilih berlangganan.
  • Hormati permintaan berhenti.
  • Jangan menyimpan atau membagikan nomor tanpa izin: patuhi UU Pelindungan Data Pribadi (UU Nomor 27 Tahun 2022).
  • Jangan menyebarkan kabar belum terverifikasi lewat saluran ini.
Contoh siaran (fiktif)

Rob masuk ke 214 rumah di Kampung Pesisir Sukamaju setiap bulan, tiga tahun setelah tanggul dijanjikan. Anggaran Rp3,8 miliar belum terpakai, kata data dinas. Dinas menyebut pembangunan menunggu penetapan lahan. Baca liputan lengkap dan sumbernya: (tautan).

Kuis cepat

Web dan Teks ?

Pilih jawaban yang paling tepat.

?ABC
Bagian 4 dari 6  |  ± 25 menit
04

Carousel dan Video Pendek

Merangkai kartu penjelas dan video vertikal yang jujur, kuat di tiga detik pertama, dan mudah dipahami tanpa suara.

Disusun oleh Agung Hardiansyah

teks di layar dan subtitleHOOKKONTEKSISI DAN BUKTIPENUTUP9:16vertikal
Kartu penjelas

Satu Kartu, Satu Gagasan

Carousel cocok untuk penjelasan berurutan, perbandingan, dan data sederhana. Jumlah kartu maksimum tiap platform berubah, cek di aplikasi.

12345HOOKAJAKANisi: satu gagasan per kartugesersumber dan kredit di kartu terakhir

Lima sampai delapan kartu

  • Kartu 1: hook yang jujur: temuan atau pertanyaan paling kuat.
  • Kartu 2-6: satu gagasan per kartu: konteks, bukti, angka, suara narasumber, tanggapan.
  • Kartu terakhir: ajakan membaca liputan lengkap, sumber data, dan kredit.

Mudah dibaca di ponsel

  • Teks besar, sedikit kata (patokan umum: di bawah 30 kata per kartu).
  • Kontras tinggi antara teks dan latar.
  • Gaya visual konsisten dengan merek redaksi.
  • Jangan menaruh teks penting di tepi yang terpotong.

Yang perlu dicek ulang

  • Angka di kartu sama dengan pilar.
  • Kutipan tidak dipotong sampai mengubah arti.
  • Grafik memuat sumber, tahun, dan satuan.
  • Foto lama diberi tahun.

Tujuh kartu

  • 1. Tiga tahun janji tanggul, rob masih masuk rumah.
  • 2. 214 rumah terendam tiap bulan.
  • 3. Janji: tanggul akan dibangun (rapat warga, 2023).
  • 4. Anggaran Rp3,8 miliar: status belum terpakai.
  • 5. Warga: "Kami menguras air sebelum sarapan."
  • 6. Dinas: menunggu penetapan lahan.
  • 7. Baca lengkap dan lihat sumber data: tautan di bio.
Simulasi interaktif

Kuat Tanpa Menyesatkan

Hook adalah tiga detik pertama. Nilai enam hook: mana yang jujur dan kuat, mana yang menyesatkan.

teks di layar dan subtitleHOOKKONTEKSISI DAN BUKTIPENUTUP9:16vertikal
Kasus

Video vertikal

Tiga Detik Pertama dan Layar Tanpa Suara

Banyak penonton menonton tanpa suara. Rancang agar tetap dimengerti.

teks di layar dan subtitleHOOKKONTEKSISI DAN BUKTIPENUTUP9:16vertikal

Empat bagian

  • Hook (0-3 detik): temuan atau gambar terkuat.
  • Konteks: satu kalimat mengapa ini penting.
  • Isi dan bukti: dua sampai tiga poin dengan gambar dan angka.
  • Penutup: arah ke liputan lengkap dan sumber.

Rancang untuk layar ponsel

  • Format vertikal 9:16.
  • Teks di layar dan subtitle untuk semua ucapan.
  • Hindari menaruh teks penting di area yang tertutup antarmuka aplikasi.
  • Suara jelas, musik tidak menutupi ucapan, dan hak cipta musik jelas.

Panjang secukupnya

  • Batas durasi maksimum tiap platform berubah dan cenderung makin panjang; cek di aplikasi.
  • Patokan kerja: 30 sampai 60 detik untuk satu cerita, selebihnya hanya bila tiap detik berguna.
  • Lebih baik dua video pendek yang jelas daripada satu panjang yang bertele-tele.

Yang perlu dijaga

  • Tidak menyesatkan demi menahan penonton.
  • Wajah anak dan korban disamarkan sesuai pedoman.
  • Label bila ada rekonstruksi atau bagian buatan AI.
  • Sumber tertera di layar atau caption.
Alat latihan

Tulis, Hitung, Perbaiki

Tulis hook, isi, dan penutup untuk video pendek dari liputan yang sama. Alat ini menghitung perkiraan durasi dan memberi catatan.

teks di layar dan subtitleHOOKKONTEKSISI DAN BUKTIPENUTUP9:16vertikal
Cara pakai

Klik "Isi contoh" untuk melihat naskah fiktif, atau tulis naskahmu sendiri. Bacakan keras-keras sambil menghitung waktu sebagai ujian akhir.

Tampilan

Terbaca di Layar Kecil

Visual yang baik membantu orang memahami, bukan sekadar menarik perhatian.

"..."KUTIPAN47%ANGKAFOTOVIDEO MENTAHDOKUMENGRAFIKinventaris dulu, baru kemas

Kutipan

  • Satu kutipan, satu penutur, nama dan jabatan jelas.
  • Tanpa memotong sampai berubah arti.
  • Foto penutur hanya bila ada izin dan relevan.

Data

  • Satu angka besar, satu pesan.
  • Tuliskan sumber, tahun, dan satuan.
  • Sumbu grafik jujur: tidak dipotong untuk melebih-lebihkan.

Gambar sampul

  • Foto asli dari liputan, bukan gambar tak terkait.
  • Teks pendek yang sesuai isi.
  • Konsisten dengan merek.

Dapat diakses semua orang

  • Subtitle dan teks alternatif.
  • Kontras warna memadai.
  • Ukuran huruf cukup di ponsel.
  • Tidak mengandalkan warna saja untuk makna.
Kuis cepat

Carousel dan Video ?

Pilih jawaban yang paling tepat.

?ABC
Bagian 5 dari 6  |  ± 20 menit
05

Distribusi dan Evaluasi

Kapan tiap kemasan tayang, apa yang diukur, apa yang dijaga, dan bagaimana mengoreksi di banyak kanal.

Disusun oleh Agung Hardiansyah

HH+1H+2H+3H+7WEBWAWACAROUSELVIDEOTHREADREKAPsatu liputan, rangkaian tayang berjenjang
Perencanaan

Satu Liputan, Tayang Berjenjang

Menayangkan semua kemasan sekaligus menghabiskan perhatian. Rangkaian berjenjang memberi tiap kemasan ruangnya.

HH+1H+2H+3H+7WEBWAWACAROUSELVIDEOTHREADREKAPsatu liputan, rangkaian tayang berjenjang

Contoh rangkaian satu pekan

HariKemasanTujuan
HWeb (pilar), siaran WhatsApp, satu foto di feedMenayangkan temuan lengkap dan memberi kabar
H+1Carousel penjelasMenjelaskan konteks dan data
H+2Video pendek tentang karakter atau lokasiMenghadirkan suara dan wajah
H+3Thread kronologi dan tanggapanMengundang diskusi dengan bukti
H+7Rangkuman dan tindak lanjutMengikuti perkembangan dan dampak

Kabar yang berubah cepat

  • Menit pertama: web dan WhatsApp singkat, tertulis jelas bahwa informasi masih berkembang.
  • Jam berikutnya: pembaruan dengan penanda waktu.
  • Sore atau malam: video atau carousel penjelas bila kabar sudah mapan.
  • Verifikasi tetap mendahului kecepatan.

Liputan yang tetap relevan

  • Panduan dan penjelasan bisa diangkat kembali secara berkala.
  • Perbarui data dan keterangan sebelum menayangkan ulang.
  • Beri tanggal pembaruan yang jelas.

Bila sumber daya terbatas

  • Pilih dua kemasan yang paling cocok untuk liputan itu, bukan semuanya.
  • Prioritaskan pilar, lalu satu kemasan yang menjangkau audiens baru.
  • Konsistensi lebih berharga daripada kebanyakan.
Mengukur

Angka Membaca Kebiasaan, Bukan Nilai Berita

Ukur apa yang sesuai tujuan. Jangan memutuskan nilai berita hanya dari angka klik.

detik ke-0 sampai selesaiturun di sini?JANGKAUANsiapa melihatWAKTU TONTONberapa lamaSIMPAN dan BAGIKANseberapa bergunaangka membaca kebiasaan, bukan nilai berita

Di situs

  • Pembaca unik dan sumber trafik.
  • Waktu membaca dan seberapa jauh halaman digulir.
  • Klik dari kemasan media sosial ke liputan lengkap.

Di feed

  • Jangkauan: berapa akun yang melihat.
  • Simpan dan bagikan: tanda bahwa isinya berguna.
  • Komentar: baca isinya, bukan hanya jumlah.

Di video pendek

  • Retensi: di detik berapa penonton pergi.
  • Persentase ditonton sampai habis.
  • Tindakan setelah menonton: klik tautan, simpan, bagikan.

Membaca dengan jernih

  • Tetapkan tujuan lebih dulu: menjangkau audiens baru, menjelaskan, atau mendorong tindakan.
  • Bandingkan dengan kebiasaan akunmu, bukan angka akun lain.
  • Uji judul dan hook secara bertahap, satu perubahan satu kali.
  • Liputan penting yang sepi tetap penting. Angka bukan penentu nilai berita.
Pertanyaan mingguan

Kemasan mana yang paling banyak membawa orang ke liputan lengkap? Di detik berapa penonton pergi? Apa yang bisa diperbaiki minggu depan?

Rambu

Cepat dan Banyak, Tetap Bertanggung Jawab

Makin banyak kemasan, makin banyak titik yang bisa salah. Rambu berikut berlaku di semua kanal.

Satu kebenaran di semua kanal

  • Angka, nama, dan konteks identik dengan pilar.
  • Kode Etik Jurnalistik Pasal 3: menguji informasi dan menerapkan asas praduga tak bersalah.
  • Kemasan pendek tetap memuat sumber.

Bahan milik orang lain

  • Foto, video, musik, dan font perlu izin atau lisensi (UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta).
  • Pencantuman kredit saja belum tentu cukup.
  • Konten warga yang dipakai ulang perlu izin pemiliknya.

Yang dilindungi

  • KEJ Pasal 5: tidak menyebut dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan identitas anak pelaku kejahatan.
  • Samarkan wajah anak dan korban pada video dan foto.
  • Jangan membagikan data pribadi narasumber.

Bila memakai AI

  • Peraturan Dewan Pers Nomor 1 Tahun 2025: kontrol manusia, verifikasi, dan transparansi.
  • Beri keterangan jelas untuk ilustrasi, rekonstruksi, atau suara buatan AI.
  • Avatar atau suara yang menyerupai orang tertentu perlu izin.

Garis yang jelas

  • Konten berbayar atau kerja sama diberi penanda jelas.
  • Jangan menyamarkan iklan sebagai berita.
  • Redaksi menjaga independensi dari kepentingan pengiklan.
Simulasi interaktif

Satu Kesalahan, Banyak Kanal

Angka di carousel ternyata keliru dan sudah tersebar di web, feed, video, dan WhatsApp. Urutkan langkah koreksinya.

AKURAT
Kuis cepat

Distribusi dan Etika ?

Pilih jawaban yang paling tepat.

?ABC
Bagian 6 dari 6  |  ± 20 menit
06

Proyek dan Penilaian

Satu paket lengkap sebagai contoh, rubrik untuk menilai, dan tantangan untuk dikerjakan.

Disusun oleh Agung Hardiansyah

SATU LIPUTANWEBberita lengkapCAROUSEL7 slideVIDEO PENDEK45 detikTHREAD6 pesanWHATSAPP3 kalimat dan tautansatu inti cerita, banyak kemasan
Studi contoh

Dari Satu Liputan ke Enam Kemasan

Contoh fiktif: rob di Kampung Pesisir Sukamaju. Semua nama, angka, dan lembaga adalah rekaan untuk latihan.

SATU LIPUTANWEBberita lengkapCAROUSEL7 slideVIDEO PENDEK45 detikTHREAD6 pesanWHATSAPP3 kalimat dan tautansatu inti cerita, banyak kemasan

Kalimat inti dan aset

  • Inti: Tiga tahun setelah tanggul dijanjikan, rob masuk ke 214 rumah di Kampung Pesisir Sukamaju tiap bulan, sementara anggaran Rp3,8 miliar belum terpakai.
  • Aset: wawancara Ibu Sari (nama fiktif), rekaman pasang pagi, data dinas, foto tanggul retak, dokumen perencanaan.
  • Pilar: berita web lengkap dengan data dan tanggapan dinas.

Berita web

  • Judul: Rob Masuki 214 Rumah Tiap Bulan, Tanggul Janji Tiga Tahun Belum Berdiri.
  • Lead: Rob masuk ke 214 rumah di Kampung Pesisir Sukamaju setiap bulan, tiga tahun setelah tanggul dijanjikan. Anggaran Rp3,8 miliar masih berstatus belum terpakai, menurut data dinas.
  • Isi: kronologi, data, suara warga, tanggapan dinas, tautan dokumen.

Tujuh kartu

  • 1. Tiga tahun janji tanggul, rob masih masuk rumah.
  • 2. 214 rumah terendam tiap bulan.
  • 3. Janji dibuat dalam rapat warga, 2023.
  • 4. Anggaran Rp3,8 miliar: belum terpakai.
  • 5. Warga: "Kami menguras air sebelum sarapan."
  • 6. Dinas: menunggu penetapan lahan.
  • 7. Baca lengkap dan lihat sumber data: tautan di bio.

Video 45 detik

VIDEOAUDIO / NARASIDURASI
Air pasang masuk dapur, teks: "214 rumah, tiap bulan"Hook: Tiga tahun janji tanggul, rob masih masuk rumah.0-5 dtk
Ibu Sari menguras airWarga: kami menguras air sebelum sarapan (SOT)5-17 dtk
Grafis: Rp3,8 miliar, belum terpakaiAnggaran tercatat Rp3,8 miliar, status belum terpakai, kata data dinas.17-30 dtk
Dokumen dinas, teks tanggapanDinas menyebut pembangunan menunggu penetapan lahan.30-40 dtk
Tanggul retak, teks: "Liputan lengkap di bio"Penutup: sumber data dan tautan.40-45 dtk

Thread enam pesan

  • Lihat slide Thread untuk contoh lengkap enam pesan: hook, janji, anggaran, suara warga, tanggapan dinas, tautan.

Siaran tiga kalimat

  • Rob masuk ke 214 rumah di Kampung Pesisir Sukamaju setiap bulan, tiga tahun setelah tanggul dijanjikan. Anggaran Rp3,8 miliar belum terpakai, kata data dinas. Baca liputan lengkap dan sumbernya: (tautan).
Periksa

Angka 214, Rp3,8 miliar, dan "tiga tahun" muncul identik di semua kemasan. Semua mengarah ke pilar.

Menilai karya

Delapan Ukuran, Skala Satu sampai Empat

Nilai paket konten satu liputan, untuk diri sendiri, rekan, atau fasilitator.

10 kriteria, nilai 1 sampai 4

Latihan kelompok

Dari Satu Liputan ke Satu Paket

Kelompok 3-4 orang mengambil satu liputan (milik sendiri atau contoh fiktif) lalu menyusun paket konten.

TEMAbanjir langganan+JENISin-depth+KENDALAtenggat 2 minggukocok kartu, rancang storyboard
  1. Tulis kalimat inti. Siapa, apa, mengapa penting, dan buktinya.
  2. Inventaris aset. Kutipan, angka, foto, video, dokumen, grafik.
  3. Pilih tiga kemasan. Dasari dengan matriks aset dan format.
  4. Tulis kemasan. Judul web, tujuh kartu carousel, dan naskah video (uji dengan alat).
  5. Uji akurasi lintas format. Semua angka dan nama harus identik.
  6. Susun kalender dan metrik. Kapan tayang dan apa yang diukur.
Presentasi satu menit

Kalimat inti, tiga kemasan, satu keputusan sulit yang diambil, dan rencana koreksi. Nilai dengan rubrik pada slide sebelumnya.

Pegangan redaksi

Sepuluh Hal yang Perlu Dibawa Pulang

Kemasan berganti, prinsipnya tetap.

SATU LIPUTANWEBberita lengkapCAROUSEL7 slideVIDEO PENDEK45 detikTHREAD6 pesanWHATSAPP3 kalimat dan tautansatu inti cerita, banyak kemasan
  1. Satu inti, banyak kemasan. Yang digandakan adalah riset dan verifikasi.
  2. Tulis kalimat inti dulu. Itu jangkar semua kemasan.
  3. Catat aset sejak lapangan. Nama, waktu, sumber, izin.
  4. Pilih aset terkuat per format. Tidak semuanya dimasukkan.
  5. Satu kartu, satu gagasan. Satu pesan, satu gagasan.
  6. Hook kuat tetapi jujur. Tiga detik pertama tidak boleh menyesatkan.
  7. Rancang untuk layar tanpa suara. Subtitle dan teks di layar.
  8. Tayang berjenjang. Beri ruang pada tiap kemasan.
  9. Ukur untuk belajar. Angka bukan penentu nilai berita.
  10. Koreksi cepat dan di semua kanal. Hormati hak cipta, privasi, dan label AI.
Rujukan

Daftar Pustaka

Rujukan resmi dan ilmiah yang mendasari modul ini. Fitur dan batas platform cepat berubah: cek pusat bantuan resmi sebelum mengutip.

sumber yang valid, dari dalam dan luar negeri

Regulasi dan pedoman

  1. Dewan Pers. (2025). Peraturan Dewan Pers Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Karya Jurnalistik (ditetapkan 24 Januari 2025). Jakarta: Dewan Pers. Tersedia di laman Dewan Pers (dewanpers.or.id).
  2. Dewan Pers. (2006). Kode Etik Jurnalistik (disahkan melalui Peraturan Dewan Pers Nomor 6/Peraturan-DP/V/2008). Jakarta: Dewan Pers.
  3. Dewan Pers. (2012). Pedoman Pemberitaan Media Siber (Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan-DP/III/2012). Jakarta: Dewan Pers.
  4. Republik Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
  5. Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
  6. Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Data dan riset audiens

  1. Reuters Institute for the Study of Journalism. (2026). Digital News Report 2026. University of Oxford. https://reutersinstitute.politics.ox.ac.uk/digital-news-report/2026 (profil Indonesia: https://reutersinstitute.politics.ox.ac.uk/digital-news-report/2026/indonesia). Diakses 21 Oktober 2026.
  2. Simon, F. M., Nielsen, R. K., & Fletcher, R. (2025). Generative AI and news report 2025: How people think about AI's role in journalism and society. Reuters Institute for the Study of Journalism, University of Oxford. DOI: 10.60625/risj-5bjv-yt69. https://reutersinstitute.politics.ox.ac.uk/sites/default/files/2025-10/Gen_AI_and_News_Report_2025.pdf. Diakses 21 Oktober 2026.

Praktik dan standar teknis

  1. Jacobson, D. (2009, 13 Oktober). COPE: Create once, publish everywhere. ProgrammableWeb. [Gagasan awal dikembangkan di NPR.]
  2. World Wide Web Consortium. (2023). Web content accessibility guidelines (WCAG) 2.2 (W3C Recommendation). https://www.w3.org/TR/WCAG22/.
  3. Pusat bantuan resmi Instagram, TikTok, YouTube, dan WhatsApp mengenai spesifikasi dan batas durasi (selalu rujuk versi terbaru di platform).
Catatan

Materi hukum adalah ringkasan edukatif, bukan nasihat hukum. Contoh liputan dan angka dalam modul ini fiktif untuk latihan.

Penutup

THANK YOU

Butuh diskusi atau kolaborasi lebih lanjut? Silakan hubungi redaksi TILTUP.ID.

ALAMAT REDAKSIJalan A. H. Nasution No. 75, Bandung 40195

TELEPON08567699366

EMAILnewsroom@tiltup.id

Disusun oleh Agung Hardiansyah

◂ Geser kiri atau kanan untuk pindah slide ▸